10 Jenis Kerja Part Time Terbaik di Indonesia

Looking for the Best Part-Time Jobs in Indonesia? Find the top 10 highest-paid part time jobs in Indonesia with Grabjobs today!
10 Jenis Kerja Part Time Terbaik di Indonesia

10 Jenis Kerja Part Time Terbaik di Indonesia

Bagi kamu yang saat ini masih di bangku kuliah atau sekolah, mungkin pernah terpikir untuk menghasilkan uang jajan sendiri dengan kerja part time. Bisa jadi pula bagi kamu yang saat ini sudah bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan ingin menambah penghasilan lewat kerja part time.

Pada dasarnya, hal tersebut bisa kamu lakukan. Pekerjaan part time atau kerja paruh waktu sendiri merupakan pekerjaan dengan jam kerja yang lebih singkat dibandingkan kerja full time. Jika pekerja full time bekerja 40 jam dalam seminggu, pekerja part time kurang dari itu. Selain berbeda dari segi jam kerja, kerja part time juga biasanya tidak mengikat. Hal ini tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

Saat ini, tak hanya perusahaan besar saja yang memberikan lowongan kerja part time. Perusahaan kecil dan bahkan pelaku usaha mikro kecil dan mengengah (UMKM) juga kerap menyediakan lowongan kerja part time. 

  1. Apa Itu Kerja Part Time?
  2. Siapa yang Cocok untuk Kerja Part Time?
  3. Manfaat Kerja Part Time
  4. 10 Rekomendasi Pekerjaan Part Time
  5. Tips untuk Mendapatkan Kerja Part Time
  6. Kesimpulan

Seperti yang sudah dijelaskan di bagian pembuka artikel ini, kerja part time atau kerja paruh waktu adalah sebuah pekerjaan yang memiliki jam kerja di bawah 40 jam. Bila biasanya pekerja full time bekerja selama 8 jam per hari, pekerja part time bekerja selama 3-4 jam saja per hari.

Durasinya lebih sedikit dibandingkan kerja full time. Selain itu, biasanya pekerja part time punya fleksibilitas waktu lebih banyak dalam bekerja. 

Selain itu, pekerja part time juga mempunyai kesepakatan tersendiri mengenai upah dan fasilitas yang didapat. Dalam hal gaji atau upah, pekerja paruh waktu dihitung dari berapa hari ia bekerja dan akan diakumulasikan secara mingguan atau bulanan.

Perbedaan lainnya, pekerja part time berstatus pekerja kontrak selama periode waktu tertentu. Hal ini berbeda pula dengan freelance yang status kontraknya berdasarkan proyek. Jadi, ketika proyek tersebut telah selesai, kontrak kerja freelance pun selesai.

Kontrak pada pekerja part time juga berbeda dengan pekerja magang. Umumnya, pekerja magang berstatus sebagai pelajar. Jam kerja dan upahnya pun tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Pekerjaan part time tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa, atau mereka yang belum mendapatkan pekerjaan tetap. Pada dasarnya, kerja paruh waktu bisa dilakukan oleh semua orang. Namun, siapa yang paling cocok untuk kerja paruh waktu? 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak ulasan berikut.

1. Pelajar atau mahasiswa

Secara manfaat, kerja paruh waktu memang paling tepat dilakukan oleh pelajar atau mahasiswa. Ada banyak faktor yang membuat mahasiswa cocok melakukan kerja part time. 

Pertama, dari segi fleksibilitas waktu. Pelajar dan mahasiswa mungkin dalam satu harinya hanya memiliki beberapa jam pelajaran saja. Sisanya, pelajar dan mahasiswa bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk kerja paruh waktu.

Kedua, pelajar dan mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang lebih beragam dibandingkan hanya belajar di kelas. Kamu juga bisa meningkatkan beberapa keterampilan di bidang pekerjaan tertentu.

Ketiga, mendapatkan uang saku tambahan. Ini menjadi hal yang mungkin menjadi faktor banyak pelajar dan mahasiswa bekerja part time. Kamu bisa mendapatkan uang saku yang bisa digunakan untuk menabung atau membeli kebutuhan lain.

2. Orang yang masih belum yakin tujuan karirnya

Kerja paruh waktu juga cocok untuk kamu yang belum yakin akan menggeluti bidang pekerjaan yang mana dalam tujuan karir. Mungkin dalam satu momen di kehidupanmu, kamu bertanya, apakah kamu akan berkarir di bidang yang kamu kuasai tapi tidak kamu sukai, atau bekerja di bidang yang kamu sukai tapi kamu belum terlalu menguasai.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, kamu bisa melakukan kerja part time terlebih dahulu. Tujuannya adalah mengetahui seberapa nyaman kamu bekerja di bidang tertentu. Langkah ini pun bisa kamu pilih untuk menentukan tujuan karir selanjutnya.

3. Tidak memiliki banyak waktu untuk bekerja penuh

Ada sebagian orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk bekerja penuh. Salah satunya adalah ibu rumah tangga yang sudah memiliki anak. Biasanya, produktivitas dalam bekerja dan fleksibilitas waktu seorang ibu akan berkurang dibandingkan sebelum dia mempunyai anak.

Oleh karena itu, kerja paruh waktu seperti kerja part time online bisa menjadi jawaban. Dengan kerja part time online, kamu tidak memerlukan banyak waktu untuk bekerja dan cukup dilakukan dari rumah sambil mengasuh anak. 

4. Fresh graduate

Bekerja part time bisa juga dijadikan sebagai ajang pemanasan seorang fresh graduate yang ingin mempersiapkan diri bekerja full time. Saat kerja paruh waktu, kamu bisa memanfaatkannya sebagai latihan diri secara fisik dan mental.

Untuk mencari lowongan kerja part time, kamu bisa datang ke beberapa job fair atau mencari lowongan kerja part time di situs kerja seperti GrabJobs.

5. Orang yang sudah hampir pensiun

Kerja part time juga bisa dilakukan oleh kamu yang sudah hampir memasuki masa pensiun. Sebagian orang memang memiliki keuletan dan semangat kerja yang tinggi. Dari segi pengalaman dan penguasaan keterampilan, tak bisa dimungkiri bahwa orang yang segera pensiun memiliki kualitas mumpuni. 

Manfaat Kerja Part Time

Selain berguna memanfaatkan waktu luang dan mendapatkan uang saku tambahan, ada beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan dari bekerja part time. Berikut adalah penjelasannya.

1. Mempelajari skill baru

Keuntungan lainnya yang bisa kamu dapatkan dari kerja paruh waktu adalah bisa mempelajari skill atau keterampilan baru. Hal terpenting adalah kamu harus memiliki semangat juang dan kemauan untuk terus belajar. 

Sebab, persaingan dunia kerja akan semakin ketat seiring waktu berjalan. Jika kamu tidak segera mengupgrade keterampilan baru, bisa jadi akan kalah saing dengan kandidat lain.

2. Mengasah skill sebelum masuk dunia kerja

Sebelum memasuki dunia kerja sesungguhnya atau saat kamu sedang menunggu waktu wisuda, kamu bisa memanfaatkan kerja part time. Pekerjaan part time bisa membantu kamu mengasah skill yang telah dipelajari sebelumnya di bangku kuliah. 

Dengan begini, kamu memiliki kepercayaan diri lebih saat memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

3. Belajar manajemen waktu

Kerja part time juga bisa kamu jadikan ajang untuk belajar manajemen waktu. Pasalnya, manajemen waktu merupakan hal penting dan kurang disadari oleh banyak fresh graduate sebelum mereka memasuki dunia kerja.

4. Menambah relasi

Meskipun hanya berstatus sebagai pekerja part time, kamu tentunya akan mempunyai kenalan baru di tempat kerja tersebut. Kamu akan mengenal orang-orang hebat yang ahli di bidangnya. 

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjalin relasi dengan mereka. Mempunyai relasi yang luas tentu akan menjadi investasi tersendiri bagi kamu untuk berkarir di masa depan.

5. Meningkatkan value diri

Mengikuti kerja part time juga bisa meningkatkan nilai atau value diri. Kesempatan ini bisa kamu gunakan untuk menuliskan pengalaman kerja di CV atau resume. Kamu juga bisa mendapatkan portofolio kerja yang mungkin akan sangat berguna pada saat melamar pekerjaan full time di masa mendatang.

10 Rekomendasi Pekerjaan Part Time

Setelah mengetahui makna pekerjaan part time dan manfaat dari kerja paruh waktu ini, saatnya GrabJobs memberi tahu 10 rekomendasi pekerjaan part time yang bisa kamu jalani. Simak ulasan berikut ya.

Saat ini hampir semua perusahaan membutuhkan penulis atau content writer, baik untuk website perusahaan maupun media sosial perusahaan. Kamu bisa menemukan banyak lowongan pekerjaan content writer part time yang bisa dikerjakan secara remote di GrabJobs. 

Pekerjaan ini cukup fleksibel karena kamu bisa menulis di sela-sela waktu senggang. Selain waktu yang fleksibel, fee yang kamu dapatkan dari setiap artikelnya juga terbilang lumayan dengan rentang Rp 100.000 sampai Rp 500.000 per artikel tergantung project dan kebijakan perusahaan masing-masing.

Kerja part time sebagai fotografer atau videografer bisa kamu lakukan jika mempunyai hobi atau keterampilan fotografi dan videografi. Sebagai contoh, kamu bisa mengambil pekerjaan sebagai fotografer atau videographer pernikahan, tunangan, lamaran, ulang tahun, wisuda, dan acara penting lainnya. 

Biasanya, acara-acara tersebut dilakukan saat weekend atau hari libur jadi kemungkinan besar tidak akan bertabrakan dengan jadwal kuliah kamu.

Rata-rata fee yang bisa kamu dapatkan saat menjadi fotografer atau videografer part time adalah Rp 500.000 sampai Rp 1.500.000 per project.

Menjadi barista atau pelayan kafe juga bisa kamu coba bila memiliki ketertarikan di bidang hospitality atau pelayanan. Saat ini, sudah banyak pula restoran dan kedai kopi atau kafe yang membutuhkan barista dan pelayan.

Lowongan pekerjaan paruh waktu atau part time sebagai barista pun banyak tersebar, mulai dari kedai kopi di pinggir jalan sampai kedai kopi yang ada di pusat perbelanjaan. Kamu bisa cari informasinya melalui situs lowongan kerja terpercaya seperti GrabJobs atau media sosial tentang lowongan kerja part time.

Adapun fee atau bayaran sebagai seorang barista atau pelayan part time berkisar antara Rp 500.000 sampai Rp 2 juta per bulannya.

Lowongan kerja part time sebagai kasir atau penjaga toko juga bisa kamu temukan di banyak situs lowongan kerja. Kamu bisa menjadi kasir di berbagai toko di pusat perbelanjaan, seperti toko buku, toko kelontong, minimarket, kafe, atau restoran. 

Untuk menjadi seorang kasir, kamu harus bersikap ramah dan bisa membangun hubungan yang baik dengan pelanggan. Kamu juga bisa mengasah kemampuan menghitung transaksi dan manajemen waktu secara maksimal.

Fee atau bayaran sebagai seorang kasir part time biasanya berkisar antara Rp 500.000 sampai Rp 2 juta per bulan, tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

Jika kamu memiliki kemampuan berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang mumpuni, tidak ada salahnya untuk mencoba jadi penerjemah paruh waktu. 

Kamu bisa menemukan banyak lowongan part time penerjemah di berbagai job portal. Biasanya, yang diterjemahkan adalah dokumen penting. 

Pekerjaan ini pun bisa kamu lakukan secara fleksibel, baik dari rumah, perpustakaan, atau kafe, karena kebanyakan sifatnya remote working dan pengerjaannya bisa disesuaikan dengan jam kuliah atau sepulang sekolah.

Seorang penerjemah atau translator pun bisa mendapatkan fee sekitar Rp 100.000 sampai Rp 500.000 per dokumen. Ada juga yang membayar fee berdasarkan jumlah halaman atau jumlah kata yang kamu terjemahkan. Nilai fee-nya pun bervariasi.

Menjadi kru EO dan WO secara part time juga bisa menjadi pilihan. Pasalnya, akhir-akhir ini banyak konser dan acara pernikahan yang digelar seiring semakin meredanya kondisi pandemi. 

Posisi kru yang bisa kamu lamar pun beragam. Selain itu, biasanya fee kru pada saat acara event terbilang besar, yakni sekitar Rp 500.000 sampai Rp 1 juta per event.

Jika kamu memiliki keahlian dan ketertarikan pada bidang pendidikan, kamu bisa bekerja part time menjadi guru les privat atau tutor. Kamu bisa menjadi guru les untuk anak SD, SMP, atau SMA sesuai dengan kemampuan yang kamu kuasai. 

Jadi guru les pun tidak selalu mengajar mata pelajaran sekolah, kamu juga bisa menjadi guru les musik, menyanyi, menari, dan lain sebagainya. Jadi tutor bagi junior atau adik tingkat yang berada di semester awal juga bisa lho.

Bayaran menjadi seorang guru les privat atau tutor cukup bervariasi, yakni antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per pertemuan.

Jika kamu memiliki hubungan baik dengan dosen, cobalah untuk menawarkan diri untuk membantu dia dalam melakukan penelitiannya sebagai asisten dosen atau asisten peneliti. 

Sebagai asisten peneliti, tugas kamu adalah mengoleksi dan menganalisis data serta menyiapkan bahan-bahan riset bagi peneliti. Kamu juga bisa membantu peneliti utama dalam mengelola korespondensi proyek hingga melakukan tugas-tugas administrasi untuk kepentingan penelitian.

Untuk fee sebagai asisten dosen atau asisten peneliti, kamu bisa mendapatkan kisaran Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per pertemuan.

Jika kamu punya ketertarikan dengan buku, kenapa tidak coba menjadi staf perpustakaan? Kamu bisa mencari lowongan kerja part time sebagai staf perpustakaan di kampus atau perpustakaan kota dekat tempat tinggalmu.

Adapun fee staf perpustakaan part time berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per kedatangan.

Bila kamu memiliki kemampuan yang baik dalam komunikasi, kamu bisa mencoba menjadi MC atau pembawa acara. Sebagai awalan, kamu bisa mencoba menjadi MC acara ulang tahun, pernikahan, hingga ke acara yang lebih besar. 

Adapun fee yang bisa kamu dapatkan sebagai MC berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 2 juta sesuai dengan pengalaman serta kemampuan yang kamu miliki.

Tips untuk Mendapatkan Kerja Part Time

Pada dasarnya, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan kerja part time. Nah, berikut adalah tips yang bisa kamu coba.

1. Ikuti media sosial info lowongan kerja

Saat ini sudah banyak platform yang bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan informasi lowongan kerja part time. Salah satunya adalah media sosial info lowongan kerja. Media sosial ini bisa dari Facebook Jobs, LinkedIn, atau akun-akun khusus di Instagram dan Twitter.

2. Cari di situs lowongan terpercaya (GrabJobs)

Terdapat puluhan jumlah website untuk posting lowongan kerja part time gratis di Indonesia. Salah satu situs lowongan terpercaya yang bisa kamu lihat adalah GrabJobs. GrabJobs merupakan salah satu situs lowongan terpercaya yang bekerja sama dengan lebih dari 10.000 perusahaan di dunia.  

Salah satu keunggulan GrabJobs dibandingkan situs lowongan kerja lainnya adalah kamu bisa melakukan wawancara secara langsung dengan bantuan teknologi Interview Chatbots.

Untuk proses wawancara, GrabJobs juga menyediakan fitur Penjadwalan Wawancara Otomatis dan Interview Video untuk meningkatkan kehadiran pelamar saat wawancara.

3. Pahami skill yang dibutuhkan

Sebelum melamar pekerjaan part time, kamu harus memahami kemampuan atau skill apa yang dibutuhkan. Sebab, kerja part time pada dasarnya sama dengan kerja full time yang membutuhkan kemampuan tertentu. 

4. Susun CV dan latih wawancara

Tips selanjutnya yang perlu kamu perhatikan adalah membuat CV atau resume secara menarik. Caranya adalah gunakan template CV yang mudah dibaca dan jelas. Mengingat bahwa pengalaman kerja atau project yang pernah kamu lakukan menjadi poin penting, sebaiknya cantumkan hal itu. 

Pengalaman di sini tidak melulu harus tentang pekerjaan. Bisa saja tentang pengalaman kamu sebagai volunteer sebuah event, pengalaman membantu usaha keluarga, project di kampus, dan lain sebagainya. 

Setelah itu, berlatihlah cara menjawab pertanyaan wawancara dengan baik dan terstruktur. Dengan berlatih, kamu akan lebih percaya diri.

5. Tanya relasi di sekitar

Jangan malu dan sungkan untuk bertanya kepada semua relasi yang kamu punya tentang lowongan kerja part time. Sebab, bisa jadi itu adalah peluang berharga untuk kemajuan karirmu di masa depan.

6. Buat dan bagikan portfolio

Bila belum memiliki portofolio kerja, buatlah terlebih dahulu. Caranya adalah dengan melakukan volunteer di beberapa project. Tidak apa-apa bila pada saat pertama kali kamu tidak mendapatkan fee. Hal terpenting adalah pengalaman yang nantinya bisa bermanfaat saat kamu melamar pekerjaan part time di bidang yang kamu sukai.

Kesimpulan

Kesimpulannya adalah kerja part time tidak hanya dikhususkan bagi pelajar atau mahasiswa. Semua orang bisa melamar pekerjaan part time. Hal terpenting adalah kamu harus fokus dan bersungguh-sungguh untuk bekerja. Manfaatkan semua peluang dan potensi yang kamu punya. 

Untuk mengetahui informasi lain mengenai pekerjaan part time, kamu bisa mengunjungi laman GrabJobs. GrabJobs menyediakan ratusan lowongan kerja part time, full time, dan magang di Indonesia.

Manfaatkan kesempatan tersebut demi kemajuan karirmu di masa mendatang. Semoga sukses!

Photo by riski on Unsplash

Valentin Berard

COO at GrabJobs. Valentin leads strategic and operational activities regionally. Background in Business Development and Recruitment. Passionate about social innovation, he constantly strives to find solutions to real-world problems through harnessing smart technology. Read more: https://www.linkedin.com/in/valeberard/